Kaidah Kebahasaan Cerita Pendek Keperluan seorang penulis ketika membuat cerpen tidak hanya terfokus pada ide cerita saja. Melainkan, seorang penulis mesti memperhatikan penggunaan bahasa dalam penceritaan. Di tangan seorang penulis, bahasa digunakan sebagai media pengungkapan. Setiap pengarang memiliki ciri khas masing-masing dalam penggunaan bahasa. Seorang pengarang akan menggunakan bahasa sesuai dengan suasana yang ingin diciptakan dalam cerita. Sebuah kata mempunyai dua aspek arti, yaitu denotasi dan konotasi. Denotasi berarti makna atau arti yang menunjuk, sehingga setiap kata yang digunakaan maka sama arti dengan hal yang ditunjuk. Berbeda dengan konotasi merupakan bahasa dengan makna lain di luar arti yang sebenarnya (Satinem dalam Pradopo, 2012). Kompas.com melansir dalam buku Menulis Cerpen Itu Asyik (2023) bahwa cerita pendek memiliki kadiah atau ciri kebahasaan sebagai berikut. Majas Simile atau perbandingan langsung Metafora atau perbandingan tidak lang...
Aku mengajakmu untuk merekam segala peristiwa yang terjadi. Sajikan menjadi sebuah cerita!